Kalah di PN Denpasar, Konglomerat Asal Jakarta Ajukan Banding

  • 16 Januari 2022 19:15 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Perseteruan antara konglomerat asal Jakarta, Kwee Sinto dan warga Jimbaran, I Nyoman Siang berlanjut ke tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar.

Sebelumnya, dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, majelis hakim mengabulkan gugatan I Nyoman Siang untuk sebagian.

Salah satu gugatan yang dikabulkan yaitu menyatakan I Nyoman Siang dan I Rentong dkk adalah pemilik sah dari Pipil No. 456 Persil 3 Klas VII dengan luas 8,360Ha, Pipil No. 456 Persil 5 Klas VII dengan luas 19,810Ha, Pipil No. 456 Persil 6 Klas VII dengan luas 2,915Ha, serta dokumen lainnya yang dikuasai tergugat.

Hakim juga menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa menguasai bukti-bukti surat tanpa hak.

"Memerintahkan tergugat mengembalikan bukti-bukti surat (Pipil dan dokumen lain) kepada penggugat tanpa mempersyaratkan apapun termasuk tebusan," tegas hakim saat itu.

Dalam rekonvensi, majelis hakim juga menyatakan pembatalan yang dilakukan tergugat atas surat kesepakatan pembagian jasa pengurusan tanah tanggal 26 Oktober 2017 tidak sah dan tidak berdasar hukum dan oleh karenanya batal demi hukum.

"Menyatakan tetap berlaku dan mempunyai kekuatan hukum surat kesepakatan pembagian jasa pengurusan tanah tanggal 26 Oktober 2017," lanjut hakim.

Setelah putusan tersebut, Kwee Sinto melalui kuasa hukumnya melakukan banding ke PT Denpasar. Banding tersebut saat ini sedang disidangkan oleh majelis hakim PT Denpasar pimpinan I Made Supartha. Juru bicara PN Denpasar, Gede P Astawa mengatakan sidang banding yang diajukan oleh Kwee Sinto sedang diproses di PT Denpasar.

"Berkas banding sudah diterima 4 Januari lalu," tegasnya via WhatsApp, Sabtu (15/1/2022).


Halaman :

TAGS :

Komentar