Sebagian Besar Siswa Sekolah SMP Perintis Manimeri II Telah Divaksin

  • 17 Januari 2022 14:50 WITA
Kaur Kurikulum SMP PERINTIS MANIMERI II, Tugino. (Foto: Haiser Situmorang)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Kepala Sekolah SMP Perintis Manimeri II, Markus Tambing melalui Pd Kaur Kurikulum Tugino menyatakan jika siswa-siswi di sekolah tersebut telah dilakukan vaksinasi.

Namun dari jumlah 120 total siswa, ia mengaku belum mengetahui berapa siswa yang sudah divaksin.

"Kalau datanya saya tidak tahu persis, mungkin masuk di Puskesmas," jelas Tugino saat ditemui di Kantor SMP Manimeri II jalur 2 SP 2 Distrik Manimeri, Senin (17/1/2022).

Ia menerangkan, untuk guru sekitar 90 persen lebih sudah divaksin dari 14 tenaga pendidik, sementara hanyai sekitar satu dua orang yang belum divaksin.

Ia juga menjelaskan terkait proses belajar yang saat ini dilaksanakan satu sesi, sedangkan sehari sebelumnya sempat dua sesi. 

"Sekarang kita sudah melakukan kegiatan belajar tatap muka. Sebelumnya tatap muka tapi tidak penuh. Kalau full kita sampai jam dua, kalau belajarnya setengah hari sampai jam sebelas saja," tuturnya.

Dari segi kualitas pendidikan yang di terima oleh siswa-siswi SMP Perintis Manimeri II, Tugino mengakui ada penurunan.

"Kualitas belajar siswa mengalami penurunan, kita hanya bisa mengutamakan agar tetap stabil tapi namanya serba kurang ada penurunanlah," paparnya.

Menghadapi ujian nasional lanjutnya, pihak guru akan mempersiapkan materi, kurikulum juga harus disiapkan untuk pembelajaran yang lebih bagus dari semester satu.

"Dengan tatap muka kita menargetkan perbaikan kualitas supaya lebih bagus, bisa face to face (tatap muka)," bebernya.

Ia menuturkan, selama pandemi karena semuanya memiliki keterbatasan, mereka juga tidak maksimal seperti sebelumnya karena selama ini siswa disuruh belajar di rumah kerap mengeluh.

Siswa-siswi yang ada di SMP Perintis ini, dari SP 3, Kampung Muturi, Kampung Horna, Kampung SP 2, sempat juga dari SP 1, tapi karena waktu dan kendaraan menjadi kendala akhirnya disarankan agar pindah sekolah .

"Prestasi yang pernah dicapai siswa di sini, pernah menjuarai olahraga sepak takrauw juara dua tingkat kabupaten dan tenis meja," pungkasnya. (hs)



TAGS :

Komentar