PA GMNI Duga Pengadaan Baju Dinas Pegawai di MRPB Dikorupsi

  • 18 Januari 2022 12:00 WITA
Ketua DPD - PA GMNI Papua Barat, Yosep Titirlolob

Males Baca?


MCWNEWS.COM, SORONG - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Papua Barat, Yosep Titirlolobi menduga terjadi korupsi pengadaan baju dinas pegawai di Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

Ia mengatakan, daripada Ketua MRPB sibuk mempertanyakan sisa Dana Otsus Afirmasi penerimaan Bintara Polri untuk Orang Papua yang tersisa Rp34 miliar di Polda Papua Barat, lebih baik Ketua MRPB mengawasi lembaganya yang diduga sarat akan korupsi selama ini.

"Jangan-jangan selama ini Ketua MRPB tahu tentang pengadaan baju dinas tetapi diam saja, ini bahaya sekali bagi lembaga kultur yang selama ini dipercaya oleh masyarakat di Papua Barat," ujar Yosep, Selasa (18/1/2022).

DPD PA GMNI Papua Barat meminta kepada Polda Papua Barat untuk melakukan penyelidikan secepatnya kepada oknum-oknum yang selama ini melakukan tindak pidana korupsi di tubuh MRPB.

"Ini tidak bisa dibiarkan terus menerus seperti begini, lembaga ini sangat dicintai oleh masyarakat tetapi sangat disayangkan kalau lembaga di pakai oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan korupsi berjamaah dan ini sudah lama terjadi," tegas Yosep.

Menurutnya, pengadaan penyediaan pakaian dinas pegawai MRPB diperuntukan untuk tiga pasang baju dinas. Selama ini seharusnya pengadaan baju dinas dijahit 320 pasang, tetapi yang terjadi, yang dijahit hanya 70 pasang.

Dan diduga anggaranya dikorupsi oleh oknum sekretariatan yang memiliki jabatan di MRPB.

"Berdasarkan rekaman yang kami miliki dari pihak yang ditunjuk untuk mengerjakan baju dinas pegawai MRPB, sampai sekarang pengadaan baju dinas belum dibayar oleh sekretaris MRPB terhadap kontraktor yang ditunjuk, padahal anggaranya ada," ungkapnya.

Sementara itu, pihak yang ditunjuk menangani pakaian dinas untuk MRPB telah menahan pakaian yang sudah dijahit, dengan alasan harus ada pembayaran dulu baru diserahkan pakaian Dinas ASN.


Halaman :

TAGS :

Komentar