Pukul Hidung Rekan Bisnis, Bule Amerika Diadili

  • 20 Januari 2022 19:05 WITA
Foto: Ilustrasi

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Gara-gara tidak mampu menahan emosi lantas memukul rekan bisnisnya, seorang warga negara Amerika Serikat bernama Justin Michael Dallas (42) harus berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 
 
Apesnya lagi, saat ini pria kelahiran Michigan ini harus merasakan dinginya sel tahanan Polsek Kuta. Bule yang selama di Bali tinggal di Jalan Taman Sari PCP 7 No. 23 Ds. Kerobokan Kelod Kec. Kuta Utara, Badung, dipenjara karena memukul hidung rekan kerjanya yang bernama Christopher Pettinato.

 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imam Ramdhoni, Kamis (20/1/2022) mengatakan bahwa kasus ini sudah mulai masuk pada pembuktian dengan memeriksa saksi-saksi.

"Sidangnya akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi,” katanya melalui sambungan telepon. 
 
Sementara dalam dakwaan Jaksa dijelaskan, kasus yang menyeret terdakwa Justin ini berawal saat ia dan anaknya berjalan di Jalan Double Six, kemudian melintas saksi Christopher Pettinato menggunakan sepeda motor berboncengan dengan saksi Antonio Annicchaiarrico dan meneriaki terdakwa dengan kata-kata kasar.
 
“Mendengar teriakan kasar dari saksi korban, terdakwa tidak menanggapinya karena dia sedang bersama anaknya,” jelas jaksa Kejari Badung dalam dakwaannya yang dibacakan dalam sidang yang berlangsung secara daring terdakwa tidak menanggapinya dikarenakan terdakwa sedang bersama anaknya. 

Tidak lama kemudian, korban bersama temannya kembali dan menghadang terdakwa. Saat itu terdakwa mengajak korban berjabat tangan dan meminta agar berbicara baik-baik. Namun saksi malah marah-marah sambil menanyakan permasalahan bisnis mereka. 
 
Terdakwa tetap tenang dan sempat mengajak saksi korban untuk duduk bersama membicarakan permasalahan bisnis dengan cara baik-baik.

Tapi korban masih tetap marah bahkan sampai mendekatkan badannya ke badan terdakwa seperti ingin memukul. 
 
Terdakwa masih berusaha menghindari pertengkaran, namun saksi korban terus mendekatkan badannya dan mendorong terdakwa yang akhirnya membuat terdakwa merasa terancam langsung memukul hidung saksi korban yang berujung terjadi perkelahian. 
 
Beruntung saat kejadian ada saksi Christopher yang kemudian melerai pertengkaran itu. Bahkan akibat perbuatannya itu, terdakwa dijerat denganPasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 2 tahun dan 8 bulan. (eli)



TAGS :

Komentar