Rugikan BUMDes Amarta Desa Patas Ratusan Juta, Hernawati Ditahan

  • 20 Januari 2022 20:05 WITA
Tersangka Hernawati saat akan ditahan, Kamis, (20/1/2022)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BULELENG - Tersangka tindak pidana korupsi dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan BUMDes Amarta Desa Patas tahun 2010 sampai dengan tahun 2017, Hernawati dilakukan penahanan.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Buleleng, Hernawati ditahan selama 20 hari kedepan sejak 20 Januari 2022 sampai dengan 8 Februari 2022 di Rutan Polsek Sawan.

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, I Putu Gede Astawa menerangkan, sebelumnya Hernawati dilakukan pemeriksaan di Ruang Pemeriksaan Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Buleleng, Kamis (20/1/2022) pukul 10.00 Wita.

Saat menjalani pemeriksaan, ia didampingi penasehat hukumnya Indah Elysa.

"Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Jaksa Penyidik, pada pukul 15.30 Wita, terhadap tersangka atas nama Hernawati selanjutnya dilakukan penahanan di Polsek Sawan," kata Kajari Buleleng.

Gede Astawa mengatakan, perbuatan tersangka mengakibatkan BUMDes Ametha Desa Patas mengalami kerugian keuangan sebesar Rp511 juta lebih.

Terhadap tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo. Pasal 18 dan/atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah.

Dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Terhadap barang bukti berupa dokumen telah disimpan oleh jaksa penyidik Kejari Buleleng dan diperkirakan apabila dalam 20 hari kedepan Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Buleleng belum menyelesaikan berkas perkara atau berkas belum dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum, maka akan dilakukan perpanjangan penahanan terhadap tersangka," jelasnya. (ag)



TAGS :

Komentar