Sekretaris DPC Demokrat Digarap KPK terkait Suap Bupati Penajam Paser Utara

  • 21 Januari 2022 21:05 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan, Syamsudin alias Aco, hari ini. Aco dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Sedianya, Aco bakal digali keterangannya terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.  
 

Keterangan Aco juga sekaligus dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan para tersangka di kasus ini.

"Hari ini (21/1/2022), pemeriksaan saksi dan perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021-2022. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Mako Brimob Polda Kaltim," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (21/1/2022).

Selain Sekretaris DPC Partai Demokrat Balikpapan, penyidik juga memanggil sejumlah saksi lainnya yakni, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Justin; Bendahara Korpri PPU, Agus Suyadi; Ajudan Bupati PPU, Surya Yudrian; Direktur Perumda Benuo Taka, Herianto; serta Pegawai PT Boreneo Putra Mandiri, Hajrin Zainudin.

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik terhadap para saksi tersebut. Namun demikian, KPK saat ini sedang menelusuri aliran uang dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud (AGM) sebagai tersangka. Politikus Partai Demokrat tersebut ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

KPK juga menetapkan lima tersangka lainnya dalam perkara ini. Mereka yakni pihak swasta Ahmad Zuhdi alias Yudi sebagai pihak pemberi suap. Kemudian, Plt Sekda Penajam Paser Utara, Muliadi; Kepala Dinas PURT Penajam Paser Utara, Edi Hasmoro.

Selanjutnya, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman; serta Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis. Tiga pejabat Pemkab PPU dan satu pejabat Partai Demokrat tersebut ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Abdul Gafur Mas'ud.


Halaman :

TAGS :

Komentar