Kantor Distrik Meyado Dipalang, Aktivitas Pemerintahan Terganggu

  • 24 Januari 2022 14:10 WITA
Warga masyarakat palang kantor Distrik Meyado, Senin (24/1/2022) foto istimewa.

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Warga masyarakat Distrik Meyado melakukan pemalangan Kantor Distrik Meyado, Senin (24/1/2022) pagi. Aktivitas pemerintahan pun menjadi lumpuh. Informasi dihimpun oleh media ini, pemalangan terjadi akibat adanya beberapa tuntutan masyarakat.

Beberapa point yang disampaikan oleh warga masyarakat di antaranya, Kepala Distrik Meyado tidak betah berada di tempat tugas, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Distrik Meyado meminta salinan Daftar Penggunaan Anggaran  (DPA).

Masyarakat juga meminta (menuntut) agar Kepala Distrik segera memberikan pertanggungjawaban atas anggaran selama 10 tahun, serta masyarakat kampung Meyado meminta kepada pemerintah untuk membayar tanah adat lokasi kantor Distrik Meyado yang masih tersisa Rp100 juta.

Dari keempat point tuntutan warga tersebut, apabila tidak dipenuhi maka palang tidak akan dibuka.

Kepala Distrik Meyado Itti Mangiri, ketika dihubungi oleh wartawan media ini mengatakan sudah dapat informasi soal pemalangan tersebut.

"Saya baru telponan dengan dia, pemalangan itu dilakukan salah pegawai (kepala seksi) di Kantor Distrik Meyado. Dia mengatakan, saya tanya motor ke bendahara tapi bendahara kasar ke saya maka saya palang," ungkap Kepala Distrik Meyado menirukan perkataan orang yang dihubunginya.

Itti Mangiri menjelaskan, awal persoalan yang terjadi Kepala Seksi yang tidak disebutkan namanya ini mau meminta motor untuk dia. Karena cuma satu sehingga tidak diberikan.

Lanjutnya, satu unit motor itu digunakan untuk pelayanan umum di kantor, sementara motor dinas sudah ada untuk dia.

"Seorang pegawai tidak boleh memiliki dua kendaraan dinas kan. Motor yang dia inginkan itu sudah dibawa naik ke Meyado oleh salah kepala seksi juga, nanti baru kita rapatkan motor KLX itu mau digunakan untuk apa, sekarang sudah diamankan di sana," kata Mangiri. 

Disinggung soal beberapa point lain, Kepala Distrik memberikan bantahan. Untuk mengetahui perkembangan dan situasi di distrik Meyado pasca pemalangan, Kepala Distrik akan kembali ke wilayah pemerintahannya. "Sebentar saya mau naik," pungkasnya. (hs)



TAGS :

Komentar