Kasus Pencurian di Buleleng Dihentikan, Ini Pertimbangannya

  • 24 Januari 2022 14:50 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana menyetujui permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif perkara tindak pidana atas nama tersangka Putu Andika Wahyu Indra Permana.

Sebelumnya Indra Permana disangka melanggar Pasal 362 jo. Pasal 367 Ayat (2) KUHP jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP tentang pencurian.    

Kasus ini bermula ketika tersangka yang merupakan cucu kandung dari korban Nyoman Puspanda mengambil 1 buah kompresor milik korban yang disimpan di gudang pada Oktober 2021.

Di bulan yang sama, tersangka kembali mengambil 1 unit TV LED merk Polytron 32 inc yang terpasang di kamar korban. Selanjutnya bulan November 2021, tersangka juga mengambil 1 unit TV Tabung merk Toshiba 29 inc yang berada di ruang tamu rumah korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp9 juta.

"Setelah mengambil, tersangka menjualnya, di mana hasil penjualan barang-barang tersebut digunakan tersangka untuk keperluan pribadi," kata Kajari Buleleng I Putu Gede Astawa, Senin (24/1/2022).

Adapun alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan antara lain.

Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana; Pasal yang disangkakan tindak pidananya diancam pidana tidak lebih dari 5 tahun; tersangka dan korban memiliki hubungan keluarga antara cucu dan kakek kandung;

Telah ada kesepakatan perdamaian antara tersangka dengan korban pada tanggal 29 Desember 2021 dan tanggal 18 Januari 2022, setelah perkara ditangani oleh Kejari Buleleng (setelah Tahap II).


Halaman :

TAGS :

Komentar