BP Tangguh Diminta Transparan Terkait Rekrutmen Tenaga Kerja

  • 28 Februari 2022 17:00 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw meminta dengan tegas agar pihak BP Tangguh terbuka soal rekrutmen tenaga kerja menjelang pengoperasian train III di LNG Tangguh.

Menurut Bupati Teluk Bintuni, keterbukaan terkait rekrutmen pegawai diperlukan agar tidak menimbulkan persoalan lagi.

"Kalau memang bidang pekerja yang dibutuhkan disampaikan faktual ya kita terima," ucapnya usai menggelar pertemuan dengan pihak BP Tangguh di Hotel Mulia Jakarta, Kamis (24/2/2022) lalu.

Orang nomor satu di Teluk Bintuni ini sebelumnya bertemu dengan VP Communication & Advocasy BP Indonesia Desy Unidjaja atau Becky yang didampingi Head of Policy & Regulatory Affairs Budiman Moerdijat dan Government Affairs Team Leader Papua Lechana Warikar.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan terkait dengan isu-isu yang terjadi di LNG Tangguh dan hak masyarakat adat Bintuni.

Pihak BP Tangguh dalam kesempatan tersebut mengatakan akan kembali bertemu dengan dirinya bersama Dinas Tenaga kerja sebagai OPD Teknis untuk mencari solusi tentang rekrutmen tenaga kerja, dan akan membahas lebih rinci supaya tidak mengecewakan semua pihak.

Ditambahkan, pihak BP Tangguh menyatakan akan melihat data tenaga kerja dan melihat kesiapan lapangan kerja yang dibutuhkan, sebab sebenarnya tenaga kerja dibutuhkan banyak pada saat pembangunan kilang III tetapi sudah hampir rampung, maka pasti pengurangan besar-besaran.

"Kami minta kepada pihak BP agar bisa mengakomodir lulusan P2TIM dan juga pencaker lain yang dulu sudah pernah bekerja di LNG yang di rumahkan agar bisa kembali bekerja, di sana nanti akan dibicarakan lagi," ujar Bupati.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Teluk Bintuni menyampaikan kepada BP Tangguh bahwa Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan Provinsi Papua Barat sudah siap menyelesaikan hak masyarakat adat suku sebyar sebesar Rp32,4 miliar agar tidak menjadi ganjalan pada saat operasional train III berjalan. (hs)



TAGS :

Komentar