KPK Lelang Barang Rampasan Milik Terpidana Yaya Purnomo

  • 02 Maret 2022 14:50 WITA
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang milik terpidana Yaya Purnomo, mantan Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan.

Proses lelang dilakukan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III akan melaksanakan lelang barang rampasan negara.

"Lelang barang dilakukan tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang melalui internet (closed bidding)," terang Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkat, Rabu (2/3/2022).

Ali Fikri mengatakan, lelang ini berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 77 /Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst tanggal 4 Februari 2019.

Barang rampasan yang menjadi obyek lelang seperti satu buah dompet warna hitam bercorak kupu-kupu yang berisi 24 buah logam mulia masing-masing seberat @25gram dengan harga limit Rp466.728.000,00 dan uang jaminan Rp100.000.000,00.

Kemudian dijual dalam satu paket berupa sebuah kotak berwarna hitam dan kuning bertuliskan Logam Mulia Purityisreliable yang berisi 4 Logam Mulia masing masing seberat @100gram; 2 Logam Mulia masing-masing seberat @50gram dan di dalamnya juga terdapat nota pembelian dari toko mas bandung.

Juga sebuah koper merk “President” warna abu-abu silver ukuran 22 Inch, sebuah tas bermotif kotak-kotak merk Ri Ri Sheng dengan harga limit Rp397.177.000,00 dan uang jaminan Rp80.000.000,00.

Dijual dalam satu paket berupa sebuah kotak berwarna hitam dan kuning bertuliskan Logam Mulia Purityisreliable yang berisi 10 buah Logam Mulia masing masing seberat @50gram dan di dalamnya juga terdapat nota pembelian dari toko mas Bandung.

Juga sebuah tas warna merah muda di dalam kantong berwarna putih bertuliskan FURLA dengan harga limit Rp396.824.000,00 dan uang jaminan Rp80.000.000,00.


Halaman :

TAGS :

Komentar