KPK Sita Rp36 Miliar dan 4 Mata Uang Asing Milik Terpidana Wawan

  • 08 Maret 2022 15:40 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti Rp36 miliar dan empat mata uang asing milik terpidana kasus korupsi, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Wawan merupakan Adik Kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Agar aset recovery dari hasil tindak pidana korupsi dapat terpenuhi maka tim jaksa eksekutor KPK melakukan penyitaan barang bukti," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (8/3/2022).

Kata Ali, penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1957 K/Pid.Sus/2021 tanggal 12 Juli 2020 yang dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap alias inkrah. "Barang bukti yang dilakukan penyitaan tim jaksa eksekutor adalah uang," kata Ali.

Adapun, rincian uang milik Wawan yang disita KPK terdiri dari :

1. Rp 36.566.796.607 (Tiga Puluh Enam Milyar Lima Ratus Enam Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Enam Ratus Tujuh koma Tiga Puluh Dua Rupiah);

2. USD 4.120 (Empat Ribu Seratus Dua Puluh Dolar Amerika);

3. SGD 1.656 (Seribu Enam Ratus Lima Puluh Enam Dolar Singapura);

4. GBP 3.780 (Tiga Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Poundsterling Britania Raya);

5. AUD 10 (Sepuluh Dolar Australia). 

"Tim Jaksa eksekutor melakukan penyitaan uang-uang tersebut antara lain untuk kebutuhan dan kecukupan kewajiban pidana pembayaran uang pengganti dari Terpidana Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dalam perkara dimaksud," ungkap Ali.

"Merujuk pada putusan pada tingkat MA maka kewajiban pembayaran uang pengganti yang harus dibayar dan kemudian disetorkan ke kas negara sejumlah Rp58 Miliar," imbuhnya.

Wawan diketahui saat ini sedang menjalani hukuman pidana penjara di Lapas Sukamiskin terkait sejumlah perkara. Perkara yang menjerat Wawan di antaranya, suap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lebak di MK hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Suami Airin Rachmi Diany tersebut menjalani masa hukumannya selama tujuh tahun di Lapas Sukamiskin atas perkara suap sengketa Pilkada Kabupaten Lebak di MK. Kemudian, hukuman penjara Wawan ditambah lima tahun dalam kasus TPPU. Hukuman Wawan kembali bertambah setahun di kasus Kalapas Sukamiskin. (ads)



TAGS :

Komentar