Menparekraf Sandiaga Uno Respon Positif Program Kerja SMSI Bali

  • 26 Maret 2022 19:00 WITA
Menterii Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (kanan) saat berkunjung ke Taman Nusa Bali, Gianyar.

Males Baca?


MCWNEWS.COM, GIANYAR - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali kembali menjajaki kerjasama program dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. 

Penjajakan ini menyusul suksesnya penyelenggaraan kerjasama pertama berupa Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Desa Wisata yang dilakukan di Desa Dukuh Penaban, Karangasem pada 22 Februari 2022 lalu.

Jika kerjasama sebelumnya dilakukan secara informal dengan Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu, kali ini penjajagan dan pendekatan oleh SMSI langsung dengan Menteri Parekraf RI, Sandiaga Sollahudin Uno, saat ia berkunjung ke obyek wisata Taman Nusa Bali, Gianyar, Kamis (24/3/2022).

Saat berkesempatan bertemu Menteri Pariwisata Sandiaga, Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara lisan rencana program kerja SMSI berikutnya yang juga tetap akan bekerjasama dengan Kemenparekraf RI.
 
“Bagus itu. Saya kenal baik SMSI. Dulu saya sempat nyatakan kalau SMSI adalah organisasi media terbesar di Asia Pasifik, eh kemaren saya dengar kabar, SMSI dapat MURI sebagai organisasi Media terbesar di dunia. Berarti saya benar dong waktu itu menobhatkan SMSI sebagai organisasi media terbesar juga tapi tingkat Asia Pasifik waktu itu saya bilang," ucap Sandiaga menanggapi perkenalan yang disampaikan Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja.

Sandiaga mengatakan, pihaknya juga sudah mendapat laporan lengkap dari Deputi Pengembangan destinasi dan Infrastruktur, Vinsensius Jemadu bahwa kegiatan FGD SMSI dengan Kemenparekraf di Desa Penaban Karangasem berjalan sukses.

"Kalau tidak salah, pak Vinsen sudah  membantu mesin pengolahan sampah di Desa itu sesuai permintaan para pengelolanya waktu FGD," tutur Sandiaga.

Menurutnya, apa pun yang dilakukan oleh masyarakat termasuk SMSI dan bekerjasama dengan Kemenparekraf, adalah hal positif sepanjang bermanfaat bagi masyarakat, terutama terkait momentum pemulihan pariwisata Bali dari pandemi.

"Kita lihat sendiri tadi di sini. (Obyek Wisata Tman Nusa Gianyar-red). Obyek wisata dengan investasi yang sangat besar ini, hari ini mati suri. Pengunjungnya merosot bahkan tadi katanya sering tidak ada siapapun yang berkunjung. Karyawannya dari 140 orang tinggal 14 orang yang bekerja, itupun bergantian. Kita semua prohatin akan situasi ini akibat pandemi," ungkapnya.

Selanjutnya, Menteri Sandiaga meminta Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja untuk berkoordinasi secara teknis dengan Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Vinsensius Jemadu terkait program yang dapat dikerjasamakan kembali. 

“Nanti sama pak Vinsen saja detailnya. Salam ya buat teman-teman di SMSI Bali," pungkasnya.

Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja menyambut gembira niat baik Kemenparekraf RI yang berencana akan kembali bekerja sama dengan SMSI Bali untuk program bidang kepariwisataan.

“Mungkin momentum yang akan kita ambil adalah program atau kegiatan yang berhubungan dengan aktifitas menyambut G20. Ya itu juga arahan pak Deputi," ujar lelaki yang akrab disapa Edo ini. (smsi)



TAGS :

Komentar