Rakor SIION Kemenpora RI Resmi Dibuka, Boy Jayawibawa Bilang Begini

  • 29 Maret 2022 17:40 WITA
Foto bersama ke-50 peserta Rakor SIION di Kuta.. (foto: Yan Daulaka)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus bergerak cepat dalam hal dunia digital, khususnya melalui sistim informasi didunia industri olahraga.

Seperti dengan mengadakan gelaran Rapat Koordinasi Penyusunan dan Pengembangan Sistim Informasi Industri Olahraga Nasional (SIION) yang berlangsung dari tanggal 29-30 Maret 2022. 

Kegiatan yang berlokasi di Lantai 6 Hotel Bedrock Kuta, Bali tersebut, Kemenpora RI menggandeng serta Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Propinsi Bali. 
Kepala Dinas Disdikpora Propinsi Bali, Dr. KN. Boy Jayawibawa yang hadir langsung pada pembukaan kegiatan rakor yang dihadiri 50 peserta, baik dari Bali dan beberapa propinsi tersebut, Selasa (29/3/2022) sore mengemukakan, bahwa umumnya database informasi industri olahraga ini memang sudah ada.

Tapi perlu adanya pengembangan lewat akurasi digital  "Jika kita berbicara database, tentu teknologi informasi itu sangat perlu dalam hal penggunaan dan pemakaian peralatan olahraga. Jadi setiap pelaku olahraga tidak asal beli produk-produk olahraga.

Dan masing-masing kita harus tahu dan lebih mengenal kandungan apa yang ada dalam peralatan dan perlengkapan olahraga yang dibutuhkan para atlit. Intinya biar tidak asal beli, apalagi dibeli dari luar yang tanpa kita tahu kandungannya seperti apa.

Jadi dengan sistim informasi seperti ini, semua kita akan lebih mengenal produk apa yang terbaik dan lebih cocok digunakan." jelas Boy.

Pada rakor ini juga hadir Kabid Inventariasi dan Manajemen Industri Olahraga Kemenpora RI, Beben Guniandi, lalu Deputi Bidang Peningkatan Prestasi, Chandra Bhakti dan beberapa wakil staf pegawai Disdikpora Propinsi Bali, seperti Ponti Harjanto (pelatih panjat tebing Bali), Putu Wiradamungga Adesta (PJSI), I Gusti Agung Ayu Diah Pramesti (Menembak) dll.

"Beberapa peserta rakor ini juga berasal dari Jatim, Kalsel, Jabar, Sumsel, DIY, NTB, Kalbar, Kalimantan Utara dan Kalteng."ujar Berliana SE, Panitia. (yd)



TAGS :

Komentar