Progres Pembangunan Bendungan Temef Paket I Capai 88,32 Persen

  • 22 April 2022 11:25 WITA
Foto: Pembangunan Bendungan Temef Paket I saat ini progres mencapai 88.32 persen

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk saat ini tengah mengerjakan proyek Bendungan Temef Paket I di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengerjaan dimulai pada 22 Desember 2017 dengan lama waktu pelaksanaan 1.560 hari dengan masa pemeliharaan 180 hari.

Pembangunan Bendungan Temef Paket I ini memiliki rincian seperti luas tapaknya sekitar 10,90 Ha dengan kebutuhan lahan totalnya 480,46 Ha. Kemudian bendungan ini nantinya bisa menampung sekitar 45,785 juta m3. Bendungan ini memiliki tinggi 53 m dan panjang 535 m.

"Saat ini progres dari pembangunan bendungan sudah mencapai 88.32 persen di bulan april 2022. Pekerjaan yang berjalan saat ini juga sudah memasuki pekerjaan timbunan tubuh bendungan utama," terang Project Manager Bendungan Temef Paket I Agasi Yudha Bestolova, Jumat (22/4/2022) melalui pesan singkatnya.

"Bendungan Temef sendiri mempunyai manfaat bagi masyarakat sekitar. Misalnya saja irigasi. Irigasi yang bisa dijangkau Bendungan Temef mencapai 4.500 Ha lalu reduksi banjir 230 m3/det, kemudian air baku 0,13 m3/det," sambungnya.

Ditambahkan Agasi Yudha, untuk anggaran pembangunan Bendungan Temef menggunakan sistem multi years selama 5 tahun dengan pembayaran progress payment. 

Bendungan ini nantinya berpotensi dalam PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) 1X2 MW. Tak hanya itu, Agasi Yudha menjamin Bendungan Temef juga bisa digunakan sebagai tempat wisata. 

Dirinya lalu menuturkan bahwa bendungan utama pada Bendungan Temef memiliki tipe urugan random selektif dan batu gamping dengan inti tegak.

"Ada lima zona pada bendungan utama yaitu Zona I yang merupakan zona inti kedap air, Zona 2 merupakan zona filter halus, Zona 3 yaitu zona random batu gamping klasik, Zona 4 yaitu zona random batu gamping koralin, dan Zona 5 yaitu zona rip-rap beton,” bebernya.
 
Pada pengerjaan Bendungan Temef Paket I, Waskita diberi tugas oleh Kementerian PUPR untuk mengerjakan bendungan utama (maindam) dan cofferdam, bangunan saluran pengelak, dan bangunan pengambilan. 

"Bendungan Temef masuk dalam program pembangunan 7 bendungan baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rencana selesai 30 Desember 2022," pungkas Agasi Yudha. (ad)



TAGS :

Komentar