Pemekaran DOB Didukung Masyarakat Adat Mee Pago

  • 27 April 2022 14:15 WITA
Ketua LMA Mee Pago Germanus Goo

Males Baca?


MCWNEWS.COM, NABIRE - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Mee Pago menyatakan sikap mendukung pemekaran daerah otonom baru (DOB). Ini dilakukan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua LMA Mee Pago Germanus Goo di Nabire untuk menyikapi persoalan kekinian terkait pemekaran DOB di Bumi Cenderawasih. 

"Kami dukung DOB," ucapnya Senin (26/4/2022).

Namun, kata dia, pemekaran DOB seharusnya sejalan dengan visi misi pembangunan yang digaungkan, di mana para kepala daerah atau bupati dan wali kota lebih dekat dengan masyarakat sehingga bisa memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan.

"Misalnya, masih ada jalan dan jembatan yang perlu dibangun, gedung sekolah dan sarana kesehatan," ujarnya mencontohkan.

Soal adanya penolakan terkait DOB, Germanus Goo menyebut hal yang lumrah dalam negara demokrasi, sehingga setiap orang berhak mengemukakan aspirasi atau pendapat dan tak perlu dipandang sebagai hal yang tidak sejalan.

"Bisa saja, kami juga ingin sampaikan sejumlah kekurangan karena pemekaran atau DOB butuh banyak saran dan masukan, sehingga apa yang akan dijalankan bisa maksimal," tuturnya.

"Kami juga mendukung pembangunan di Kabupaten Dogiyai dan pemekaran wilayah. Selain itu, kami ingin dorong agar ada Kantor Polres Dogiyai segera dibangun serta kesiapan SDM-nya untuk mendukung dan menjaga keamanan di Monamani," ucap Germanus Goo.

Senada, salah satu tokoh pemuda yang vokal juga mengaku mendukung pemekaran DOB, Anadatus Goo meminta pihak keamanan untuk memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal di Moenamni.

"Karena alkohol atau minuman keras telah merusak generasi muda saat mabuk dapat bertindak kriminal," tuturnya.

Seperti diketahui, belum lama ini DPR RI telah menyetujui pemekaran DOB di Provinsi Papua dengan memekarkan menjadi Provinsi Papua Tengah, Provinsi Pegunungan Tengah dan Provinsi Papua Selatan. (dy)



TAGS :

Komentar