Brigjen TNI Terdakwa Korupsi Dana TWP AD Mulai Disidang

  • 28 April 2022 04:34 WITA
Terdakwa I Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Terdakwa II Ni Putu Purnamasari saat mengikuti sidang di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Rabu (27/4/2022)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Sidang dugaan tindak pidana korupsi dana Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) tahun 2013 sampai dengan tahun 2020 dengan terdakwa I Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Terdakwa II Ni Putu Purnamasari mulai digelar.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Rabu (27/4/2022) dengan agenda persidangan yaitu Pembacaan Surat Dakwaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana menerangkan, sidang perdana ini diketuai oleh Hakim Ketua Brigadir Jenderal TNI Faridah Faisal dengan Hakim Anggota Brigadir Jenderal TNI Hanifan Hidayatulloh dan Laksamana Pertama TNI Fahzal Hendri.

Serta dihadiri Para Oditurat Militer selaku Penuntut Umum yaitu Brigadir Jenderal TNI  Murod, Brigadir Jenderal TNI Wirdel Boy, Brigadir Jenderal TNI Estiningsih, Brigadir Jenderal TNI Rokhmat dan Brigadir Jenderal TNI Tarmizi M.

Adapun dakwaan terhadap terdakwa I Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Terdakwa II Ni Putu Purnamasari yaitu Kesatu Primair: Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Subsidair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal ayat (1) KUHP.

Atau Kedua: Pasal 8 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Sidang ditunda, Kamis (12/5/2022) dengan agenda persidangan yaitu pembacaan eksepsi dari terdakwa maupun penasihat hukum terdakwa," terangnya. (ag)



TAGS :

Komentar