Bupati Madina Sebut Tak Anti Kritik Asal Membangun

  • 28 April 2022 22:40 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, MADINA - Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan silaturahmi dengan seluruh wartawan di Madina. Acara ini juga untuk membangun sinergitas antara awak media dan Pemkab Madina.

Syaifuddin Lubis sebagai wartawan senior di Kabupaten Madina mengepresiasi dan sangat berterimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina atas kepeduliannya terhadap profesi jurnalis.

"Di hadapan Bapak Bupati dan ibu Wakil Bupati Madina, disini kami dari profesi jurnalis banyak yang pergi dan banyak yang datang bahkan ada pula yang sudah mendahului kita mengahadap Ilahi Robb," ucapnya, Kamis (28/4/2022).

"Kami berharap agar antara pemerintah dan insan pers selalu bersinergi untuk membangun Madina kita ini, meski terkadang kami ada kendala untuk membuat berita dari jajaran pemerintah karena ada beberapa OPD yang agak susah untuk dikonfirmasi sehingga kami merasakan kesulitan untuk mengelolah informasi," ujarnya.

Ia tidak memungkiri wartawan kadang dibenci oleh para pejabat ketika menulis kritikan dan mereka kurang menerima.

Sementara dalam kesempatan tersebut, Bupati Madina Muhammad Ja'far Sukhairi Nasution mengatakan bahwa dirinya dengan Wakil Bupati sangat terbuka kepada wartawan.

"Saya merasa rekan jurnalis bahwa bagian dari peran penting untuk membangun Kabupaten Madina, kami tidak membedakan tanpa terkecuali, pokoknya dalam kesempatan ini kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengucapkan mohon maaf lahir batin," kata Sukhairi.

Ia menyebut media ini adalah alat utama membangun opini yang baik dan begitu juga sebaliknya. Untuk itu dirinya mengajak semua wartawan di Kabupaten membangun Madina.

"Kami tidak ada maksud melakukan pencitraan, tapi kita sangat butuh kritikan untuk membangun Madina ini. Akan tetapi semua rekan juga jangan kesalahan kami saja yang diberitakan, akan tetapi jika ada nilai positif yang kami perbuat," tuturnya.

Sukhairi juga memaparkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Madina dalam menjelang Ramadhan, yakni pengakatan kembali honorer dan kemudian ada 200 desa dana desanya sudah diupayakan pencairannya dalam waktu yang singkat.
(syah)



TAGS :

Komentar