Kompensasi Sumur untuk Masyarakat Adat Suku Sebyar akan Cair

  • 30 April 2022 12:58 WITA
Sekretaris LMA Suku Sebyar, Nuh Inai didampingi oleh Ketua Forum Peduli Masyarakat Hukum Adat Suku Sebyar Bersatu, Yunus Efun memberikan keterangan kepada wartawan di GSG Bintuni, Jumat (29/4/2022)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Setelah tiga puluh tahun dalam penantian, masyarakat adat suku Sebyar akan menerima dana kompensasi sumur dari pemerintah. 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris LMA Suku Sebyar Nuh Inai, sebelum acara penerimaan dana kompensasi sumur masyarakat adat suku Sebyar di GSG Bintuni, Jumat (29/4/2022) sore. 

"Tentunya hari ini kami masyarakat Sebyar sangat merasa bangga atas dukungan dan etikad baik dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan dana kompensasi sumur masyarakat suku Sebyar dengan nilai Rp32,4 milliar, yang akan diselesaikan dua tahap," terangnya.

Untuk tahap pertama lanjutnya, akan diselesaikan sebesar Rp16,2 milliar dan untuk tahap kedua Rp16,2 milliar juga, yang akan dibagi menjadi dua antara kabupaten dan provinsi.

Dalam hal ini LMA Suku Sebyar dan Forum Peduli Hak Masyarakat Hukum Adat Suku Sebyar Bersatu membuat satu metode artinya pertemuan agar secara transparan kepada masyarakat supaya semua masyarakat tahu, masyarakat Sebyar yang ada di tiga distrik yaitu Distrik Wariagar, Tomu dan Taroy.

"Tentunya kami membuat satu mekanisme yang transparan yang diketahui semua masyarakat dan merekalah yang menentukan nilai-nilai tersebut. Kami mediasi untuk membantu masyarakat agar membuat satu keputusan juga kesepakatan yang akan menjadi satu kekuatan agar bisa dibantu dan diselesaikan oleh pemerintah daerah," harap Inai. 

Dikatakan, dana Rp32,4 milliar ini pemanfaatanya untuk masyarakat yaitu masyarakat adat pemanfaatannya untuk peningkatan taraf hidup masyarakat.

"Penantian ini sudah tiga puluh tahun dari tahun 1993, untuk penyelesaian tahap kedua sebelum tanggal 30 Mei 2022," jelasnya.

Nuh Inai menambahkan, dalam pemanfaatannya alokasi itu ada nanti di atur sesuai dengan mekanisme yang ada. Di mana akan diatur melalui tua-tua adat untuk pembagian itu secara transparan dapat digunakan untuk membiayai pendidikan, pemberdayaan masyarakat Sebyar, juga tentunya pengembangan lembaga dan keagamaan.

"Pada momen kali ini buat saudara kita muslim ada keluarga semoga anggaran yang diterima nantinya dapat bermanfaat untuk lebaran tahun ini," kata Nuh Inai.

Sementara Ketua Forum Peduli Hak Masyarakat Hukum Adat Suku Sebyar Bersatu, Yunus Efun menambahkan, sesuai dengan harapan pemerintah dan pengurus Forum Peduli Hak Masyarakat Hukum Adat Suku Sebyar Bersatu, pihaknya minta pemanfaatannya khusus untuk keagamaan dan Adat. 
 

Sehingga betul-betul bermanfaat untuk masyarakat adat khususnya. Untuk pendidikan kembali kepada tua-tua marga dilihat dari generasi penerus di wilayah Sebyar khususnya .

"Secara pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Petrus Kasihiw dan Bapak Wakil Bupati Matret Kokop dan semuanya yang terlibat dalam proses pencarian dana ini," tutur Yunus . (hs)



TAGS :

Komentar