DAP Wilayah III Doberay Tegaskan Tongkonan Adalah Rumah Adat Toraja, Bukan Icon Papua Barat

  • 08 Mei 2022 11:33 WITA
Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay Papua Barat Mananwir Paul Finsen Mayor

Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, MANOKWARI - Peresmian Tongkonan (Rumah Adat Toraja) dan atau Mangrara Banyak Ikatan Keluarga Toraja di Soribo, Manokwari, Provinsi Papua Barat akan dilakukan, Senin (9/5/2022). Hal ini menjadi kontroversi dan viral di media sosial.

Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay Papua Barat Mananwir Paul Finsen Mayor menyatakan bahwa di dalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial budaya di negeri ini, sangat penting menghargai hak-hak dasar Masyarakat Adat Papua. 

Oleh sebab itu, dirinya mengatakan bahwa berdasarkan Keputusan Kongres Rakyat Papua ke II Tahun 2000 dan keputusan-keputusan Dewan Adat Papua sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua. 

"Memandang perlu bahwa wajib mengingatkan kepada Semua penduduk di atas Tujuh Wilayah adat Papua ini untuk wajib hukumnya menghormati dan menghargai hak-hak dasar Masyarakat Adat Papua," tuturnya, Minggu (8/5/2022).

Menurutnya, sesuai dengan roh Otonomi Khusus Papua yang terkandung dalam Pasal 43 tentang keberpihakan, pemberdayaan, perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak dasar Masyarakat Adat Papua, dasar hukumnya wajib dan jelas.

Sehingga lanjutnya, pihaknya menegaskan bahwa sesungguhnya statuta Dewan Adat Papua menjelaskan bahwa menerima semua suku-suku nusantara dengan tetap menjaga dan menghormati hak-hak kesulungan orang asli Papua.

"Dengan demikian setiap kegiatan adat istiadat dari luar Papua kami terima sepanjang tidak bertentangan dengan hukum Adat serta adat istiadat Masyarakat Adat Papua di atas negeri ini," tuturnya.

Sebagai Pemimpin Adat Papua di wilayah III Doberay, ia menegaskan dan mengapresiasi persatuan dan kesatuan masyarakat Toraja di Manokwari dengan mendirikan sebuah Tongkonan/ Rumah Adat Toraja hanya sebagai sekretariat dan atau tempat masyarakat Toraja berkumpul bersama, untuk menyelesaikan segala urusan internal keluarga besar Toraja bukan sebagai ikon Papua Barat.

Karena ikon Papua Barat adalah seni dan benda-benda Budaya yang berasal dari 7 wilayah adat di Tanah Papua.

"Oleh sebab itu kami mengapresiasi karya saudara-saudari kami dan mendorong persatuan dan kesatuan sesama suku-suku di nusantara ini dan sebagai Masyarakat Adat Nusantara yang berbudi luhur dan mulia, sejatinya kita saling mendukung dan membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan pembangunan di negeri ini, tetapi juga tetap menjaga dan menghormati hak-hak kesulungan orang asli Papua," tegasnya. (ag)



TAGS :

Komentar