Bincang Budaya Adhi Abdining Segara Senat Mahasiswa FIB Unud

  • 23 November 2022 19:57 WITA
Penancapan Wayang Sutasoma Oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya, Jumat (18/11/2022). (Foto: Ist)

Males Baca?


DENPASAR - Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Udayana kembali menggelar acara Reinkarnasi Budaya dengan mengambil tema “Adhi Abdining Segara” yang memiliki subtema “Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Masyarakat Bali Guna Mempersiapkan Strategi Pelestarian Pesisir dan Pengembangan Warisan Budaya Bali yang Adiluhung, Jumat (18/11/2022), bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana. 

Pembukaan acara Reinkarnasi Budaya X dibuka dengan acara Bincang Budaya “Nala Cintya Mani #5, Kearifan Lokal Melawan Ekspansi Pesisir Bali” yang dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum., Sub Kepala Bagian Tata Usaha, Badan Perwakilan Mahasiswa, Senat Mahasiswa, Ketua Himpunan, panitia beserta peserta lomba.

Ketua Panitia, I Wayan Gede Dharma Susila menyampailan bahwa Reinkarnasi Budaya merupakan Revolusi, Inspirasi dan Kreatifitas Anak Sastra sebagai Insan Berbudaya, merupakan salah satu program kerja dari Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya khususnya bidang minat bakat yang berlangsung setiap satu tahun sekali. 

Tujuan dari Reinkarnasi Budaya ini adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat umum mengenai pentingnya pengajaran tentang kebudayaan dan sastra serta mendorong semangat generasi muda untuk melestarikan seni sastra dan budaya khususnya di Bali. Dalam serangkaian acara Reinkarnasi Budaya akan diawali dengan bincang budaya, lomba oleg tamulilingan, bapang barong buntut dan mekendang tunggal, lomba baca puisi dan artikel, dan acara puncak pada tanggal 26 November 2022.

Ketua Senat Mahasiswa Universitas Udayana yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sekretaris I Senat Mahasiswa. Dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dan menyukseskan acara Reinkarnasi Budaya yang sudah mencapai satu dekade pada kali ini. Ia juga turut memberi dukungan dan apresiasi atas apa yang sudah dicapai ataupun diraih dalam acara kali ini. Ini merupakan hasil dari kesabaran kita semua dalam menghadapi berbagai kendala yang begitu banyaknya. Diharapkan dengan diadakannya Reinkarnasi Budaya ini mampu melestarikan budaya yang ada juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum., mengungkapkan bahwa kegiatan Reinkarnasi Budaya merupakan suatu kegiatan yang sangat positif, karena mampu untuk menampung banyak remaja maupun masyarakat untuk ikut melestarikan dan menjaga kearifan lokal yang ada. 

Acara ini juga diharapkan dapat berjalan terus dengan berkesinambungan lagi dan memberikan dampak positif yang lebih baik lagi ke depannya. Setelah selesainya sambutan-sambutan tersebut barulah acara resmi dibuka dengan penancapan wayang sutasoma oleh Wakil Dekan III dan didampingi oleh Ketua Pelaksana Reinkarnasi Budaya X. (Unud.ac.id)adv

 



TAGS :

Komentar