Ajakan Kepala Suku Besar Bindara untuk Pilkada Damai Jelang Pencoblosan
Selasa, 26 November 2024 08:41 WITA
Kepala Suku Besar Bindara Papua Barat, Abner Korwa.
Males Baca?MANOKWARI – Tinggal menghitung hari menuju hari pencoblosan Pilkada Serentak 2024, salah satu wilayah yang akan melaksanakannya adalah Provinsi Papua Barat.
Imbauan maupun ajakan untuk tetap menjaga Pilkada berjalan damai datang dari berbagai pihak, termasuk kepala suku.
Kepala Suku Besar Bindara Papua Barat, Abner Korwa mengimbau seluruh masyarakat Papua Barat dan penyelenggara pemilu untuk bersama-sama menjaga kedamaian, persatuan, dan integritas jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
“Pilkada ini adalah milik kita bersama, untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Papua Barat. Oleh karena itu, mari kita jalani proses ini dengan hati yang tenang, tanpa konflik, dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Abner, Senin (25/11/2024).
Dia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa siapapun yang terpilih untuk memimpin daerah lima tahun ke depan, harus diterima dan tetap menjaga kedamaian.
Abner mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif seperti hoaks, ujaran kebencian, atau fitnah yang sering muncul selama masa pemilu.
“Setiap pilihan adalah hak masing-masing individu, tetapi kita tetap bersaudara. Jangan biarkan perbedaan pilihan politik memecah belah persatuan kita sebagai masyarakat Papua Barat,” tegasnya.
“Penyelenggara pemilu harus menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan. Dengan integritas yang kuat, kita bisa memastikan hasil Pilkada ini benar-benar mencerminkan kehendak rakyat,” ujarnya.
Pilkada Serentak 2024 dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan di Papua Barat. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai adat dan kearifan lokal sebagai landasan dalam menghadapi setiap dinamika yang muncul selama proses pemilu.
“Tanah Papua adalah tanah yang diberkati. Kita semua berkewajiban menjaga kedamaiannya. Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai bukti bahwa kita mampu bersatu dalam perbedaan dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Edy
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar