Bersih-Bersih Pemain Asing di Bali United, Eks Botafogo Brasil Ungkap Isi Hatinya Sebelum Pergi
Kamis, 06 Juni 2024 04:10 WITA
Eber Bessa dalam sesi latihan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (Foto: Dok, Bali United)
Males Baca?GIANYAR - Aksi bersih-bersih pemain dilakukan manajemen Bali United pasca berakhirnya kompetisi BRI Liga 1 hingga babak Championship Series 2024 yang mengantarkan Persib Bandung sebagai juara baru.
Tak hanya pemain produk lokal seperti Fadil Sausu, Muhammad Ridho, Jajang Mulyana, Haudi Abdillah hingga Ramdani Lestaluhu yang harus angkat kaki dari markas Serdadu Tridatu, tapi juga legiun asing.
Nama pertama yang harus pergi adalah striker Jefferson Mateus de Assis Estacio. Sang top skor Bali United musim 2023/2024 asal Brasil ini diputus kontraknya per hari Selasa (4/6/2024) siang, setelah sang striker bergabung satu musim.
Menyusul Jefferson adalah Mohammed Rashid. Gelandang Tim Nasional Palestina ini diputuskan kontraknya per hari Rabu (5/6/2024) sore.
Mantan pemain Persib Bandung ini hanya menghabiskan satu musim bersama Bali United. Dan dari satu musim yang berkesan itu, Rashid telah tampil sebanyak 39 pertandingan di semua kompetisi bersama Bali United FC. Dengan 39 penampilannya, Rashid mencetak 4 gol dan 6 assist di Liga 1 2023/24, Kualifikasi Liga Champions Asia 2023 dan AFC Cup 2023.
Secara rinci, Rashid memiliki catatan tampil di Liga 1 2023/24 sebanyak 32 pertandingan dengan 2 gol dan 5 assist. Sementara di kompetisi internasional Asia, Rashid memiliki 7 penampilan dengan 2 gol dan satu assist untuk Bali United FC.
Lalu teranyar adalah gelandang tengah asal Brasil, Eber Bessa. Pemain yang sering tampil ngeyel ini sepakat mengakhiri kerja sama juga pada hari Rabu (5/6/2024) sore.
Sebelum tinggalkan Pulau Dewata, pemilik nomor punggung 10 tersebut mengungkapan isi hatinya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas berbagai momentum yang boleh kita rasakan selama ini. Terima kasih untuk manajemen, staf pelatih, rekan tim, dan suporter,” ungkap Eber.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar