Demi Masyarakat, 2024 Bupati Teluk Bintuni Akan Calonkan Diri ke DPR RI
Senin, 27 Mei 2024 10:28 WITA
Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Teluk Bintuni.
Males Baca?
MCWNEWS.COM, JAKARTA - Menuju perhelatan politik 2024, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw yang juga sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan sikap untuk maju ke senayan (DPR RI).
Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/6/2022), ia menegaskan majunya ke DPR RI untuk kepentingan masyarakat Papua Barat yang lebih besar, serta dukungan politik melalui Partai NasDem.
Menurutnya, meski masa jabatan sebagai Bupati Teluk Bintuni belum berakhir, tetapi dirinya akan menyiapkan orang yang menggantikannya.
"Kalau saya pribadi memilih menyelesaikan tugas sebagai Bupati Teluk Bintuni, tetapi sebagai politisi kita bekerja keras untuk masyarakat melalui Partai NasDem bukan saja di daerah tetapi pusat juga," kata Petrus Kasihiw.
Kasihiw menjelaskan, sebagai bentuk kerja keras membesarkan Partai NasDem maka harus merebut kursi senayan.
Hal ini menjadi tantangan terbesar namun dengan mengedepankan politik tanpa mahar, gerakan perubahan restorasi Indonesia maka optimis NasDem Papua Barat dapat merebut dua kursi.
"Itu salah satu tujuan penting untuk membesarkan Partai NasDem, dari pusat dulu kita lihat untuk itu saya memilih jika DPP berkenan maka saya mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI Dapil Papua Barat periode 2024-2029, dan saya mundur dari jabatan Bupati," ucapnya.
Bupati Teluk Bintuni dua periode ini menuturkan, meski merasa berat karena harus menyelesaikan sisa masa tugas, sebab visi-misi yang harus diselesaikan.
Jika mendapat restu menuju senayan maka kader terbaik akan disiapkan untuk bersama Wakil Bupati memimpin Kabupaten Teluk Bintuni di 8 bulan sisa masa jabatan. (hs)
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar