KPK Periksa Politikus PSI Alexius Akim, Didalami soal Keberadaan Harun Masiku
Senin, 05 Agustus 2024 22:47 WITA
Politikus PSI Alexius Akim Usai Diperiksa KPK soal Kasus Harun Masiku, Senin (5/8/2024). (Foto: Satrio/MCW)
Males Baca?JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Alexius Akim, Senin (5/8/2024). Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Alexius Akim yang pernah mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI Dapil Kalbar pada 2019 itu didalami pengetahuannya soal keberadaan buronan KPK, Harun Masiku (HM). Mantan Kadis Dikbud Kalbar tersebut juga didalami dugaan modus suap mirip Harun Masiku.
"Penyidik mendalami modus yang mirip Harun Masiku dan terjadi di dapil Kalbar pada tempus yang sama. Penyidik juga mendalami keberadaan HM," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2024).
Baca juga:
KPK Larang Staf Hasto PDIP dan 4 Orang Lainnya Pergi ke Luar Negeri, Terkait Harun Masiku?
Sementara itu, Alexius Akim mengaku tidak mengenal Harun Masiku usai diperiksa penyidik KPK. "Saya nggak pernah dan saya tidak kenal," kata Alexius di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Alexius menjelaskan bahwa pemeriksaannya hari ini memang berkaitan dengan Harun Masiku. Ia mengaku dikonfirmasi soal proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI yang berujung suap pada 2019, lalu.
"Ya jadi yang banyak berkaitan dengan masalah saya sendiri karena saya waktu itu ikut pemilu legislatif 2019. Yang jelas saya yang harusnya dilantik tapi saya kan diberhentikan," ucapnya.
Belakangan, KPK mulai gencar mengusut kasus yang berkaitan dengan Harun Masiku. Bahkan, KPK telah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap lima orang yang diduga berkaitan dengan kasus Harun Masiku.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kelima orang yang dicegah bepergian ke luar negeri yakni, Kusnadi (Swasta/staf sekjen PDIP Hasto Kristiyanto); Simeon Petrus (Pengacara); Yanuar Prawira Wasesa (Pengacara); Donny Tri Istiqomah (Pengacara); dan Dona Berisa (Swasta).
Reporter: Satrio
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar