KPU se-Bali Tanam 67.690 'Pohon Demokrasi' Jelang Pilkada
Kamis, 07 November 2024 23:09 WITA
KPU menanam bibit pohon jelang Pilkada Serentak 2024, Kamis (7/11/2024).
Males Baca?DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penanaman bibit pohon secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Bali, Kamis (7/11/2024). Sebanyak 67.690 bibit pohon jenis buah-buahan dan bunga ditanam di beberapa lokus yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Puluhan ribu pohon yang dinamai "pohon demokrasi" ini ditanam jajaran KPU Kabupaten/Kota, Badan Adhoc seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Bali yang kebetulan dilantik hari ini.
“Bisa dikatakan ini adalah pohon demokrasi, dari kita, oleh kita, untuk kita. Kita membeli bibit pohon itu sendiri, kita tanam, dan kita yang menikmati hasil pohon itu,” ungkap Anggota KPU Bali I Gede John Darmawan di Sekretariat KPU Bali, Denpasar.
Baca juga:
KPU Tator Gelar Debat Publik Antar Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja di Tammuan Mali Makale
KPU Bali, lanjut John Darmawan, menargetkan 250 ribu bibit pohon ditanam pada hari ini, Kamis (7/11/2024) “Sebanyak 30 persen dari target itu sudah kami penuhi, selebihnya kami mengajak masyarakat, sekolah, kampus, dan instansi terkait,” tandas mantan Ketua KPU Denpasar tersebut.
John menyebut, bibit pohon yang ditanam jadi cikal bakal demokrasi yang akan terus tumbuh jika dirawat dengan baik. Pihaknya tidak menentukan jenis pohon yang ditanam. Tapi, KPU Provinsi Bali menyediakan bibit pohon jenis bunga cempaka, bibit pohon sawo, dan sirsak.
“Jenis-jenis pohon bunga yang kami sediakan bisa dipakai untuk persembahyangan,” kata John Darmawan.
Reporter:Ran
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar