Pemkab Merauke dan Poltekbang Jayapura Bahas Pemenuhan SDM untuk Proyek Bandara Baru
Sabtu, 26 Oktober 2024 13:10 WITA
Kiri ke kanan: Wakil Direktur III Poltekbang Jayapura, Direktur Poltekbang Jayapura, Kepala BKD Kabupaten Merauke, Kepala Bidang Udara Dishub Kabupaten Merauke. (Foto: Dok.Hms/Poltekbang Jayapura)
Males Baca?JAYAPURA – Untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional dalam mendukung pembangunan dua bandara baru di Distrik Waan dan Distrik Muting, Pemkab Merauke dan Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura menggelar rapat koordinasi pada Sabtu (26/10/2024).
Pertemuan ini dihadiri oleh oleh Direktur Poltekbang Jayapura Musri Kona bersama jajaran, termasuk Kabag Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Pahotan Ferry Roy Nainggolan; Wakil Direktur II, Jemi Victor Palpialy; Wakil Direktur III, Deddy Novie C. A.; dan Plt. Kepala Unit Pengembangan Usaha, Hendrich Pramana Yudha. Sementara itu, dari Pemkab Merauke hadir Kepala BKD, Salfianus Laiyaan, dan Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Merauke.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Merauke menyampaikan urgensi pemenuhan SDM untuk mendukung pengoperasian bandara di distrik Waan dan Muting.
Direktur Poltekbang Jayapura, Musri Kona, mengonfirmasi kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di sektor penerbangan melalui kerja sama dengan Pemkab Merauke. Langkah awal akan dilakukan melalui analisis jabatan antara BKD Kabupaten Merauke dan Poltekbang Jayapura, memastikan spesifikasi SDM yang dibutuhkan.

Kepala BKD Kabupaten Merauke, Salfianus Laiyaan, menyatakan harapan besar untuk sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
"Diharapkan dapat segera berkolaborasi lebih lanjut dengan Poltekbang Jayapura dalam pelaksanaan studi kelayakan untuk proyek bandara baru di Distrik Waan dan Distrik Muting, serta analisis jabatan guna pemenuhan kebutuhan SDM di Kabupaten Merauke," ujarnya.
Editor: Lan
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar