Resmikan Pura Pertama di Eropa, Koster Tanggung Biaya Melaspas-Hadirkan Sulinggih dari Bali
Minggu, 04 Mei 2025 10:22 WITA
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri acara Melaspas dan peresmian Pura Santa Citta Bhuwana, Sabtu (3/5/2025).
Males Baca?DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri upaca Melaspas dan meresmikan Pura Santa Citta Bhuwana, Sabtu (3/5/2025) di Kallankote, Belanda.
"Acara melaspas dipimpin oleh Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun. Dihadiri oleh ratusan komunitas masyarakat Bali yang tinggal di Belanda, juga datang dari masyarakat Bali yang tinggal di Jerman, Prancis, Inggris, Belgia, dan Norwegia," ungkap Koster dalam keterangan yang diterima MCWNews, Minggu (4/5/2025).
Koster menyampaikan, Pura yang diklaim sebagai pura resmi pertama di Eropa ini, dibangun atas inisiatif masyarakat Bali di Belanda serta difasilitasi oleh Yayasan Bali Abdi Samasta. Pembangunan. Pura Santa Citta Bhuwana, berdiri di atas lahan hibah dari pemilik Taman Indonesia, Marlisa.
Lebih lanjut, Koster menyampaikan pembangunan pura ini sejatinya telah digagas sejak lama. Hanya saja, baru bisa direalisasikan pada 2023 lalu. Adapun biaya pembangunan berasal dari punia (sumbangan sukarela) masyarakat Bali yang berada di Benua Biru.
"Peresmian Pura ini merupakan momen bersejarah tidak saja bagi masyarakat Bali tetapi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia," kata Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Mayerfas.
Koster pun tak bisa menyembunyikan apresiasinya kepada masyarakat Bali atas kegigihan dan semangat gotong royong dalam pembangunan Pura Santa Citta Bhuwana.
"Sebagai rasa terima kasih, saya membantu seluruh biaya upacara Melaspas dan menghadirkan Sulinggih serta pemangku untuk melaksanakan upacara melaspas," terang Koster melanjutkan.
Koster berharap Pura ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Bali di Belanda, serta dirawat sehingga memberi manfaat untuk selamanya, tidak saja untuk kepentingan Hari Raya.
"Tetapi sebagai wahana berkumpul mengembangkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan sesama masyarakat Bali sebagai bentuk dedikasi kepada bangsa dan negara Indonesia," pungkas Koster.
Acara peresmian sendiri dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Bapak Mayerfas beserta istri dan jajaran KBRI serta Ketua Yayasan Bali Abdi Samasta, Ibu Made Aniadi,Ketua Komunitas Hindu di Belanda, Ibu Ketut Sriwahyuni, dan Pemilik Taman Indonesia, Ibu Marlisa dan Mr Diederik Wareman serta sejumlah tokoh.
Berita Lainnya
Rumah Warisan Dipasang Spanduk Pengosongan, Warga Dalung Minta Keadilan
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Waskita Karya Terseret Pusaran Korupsi Proyek Jalur Kereta di Medan
Respons Unud soal Kematian Mahasiswa yang Jatuh dari Lantai 2
BBWS C3 Ukir Capaian Strategis Infrastruktur SDA di Banten Sepanjang 2025
Sompo Insurance Siapkan Perlindungan Kesehatan Khusus UMKM, Ini Keunggulannya
Geledah Kantor Ditjen Pajak, KPK Sita Uang hingga Dokumen
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
Geledah Kantor Pajak Jakut, KPK Sita CCTV hingga Uang Tunai
KPK Tetapkan Kepala Kantor Pajak Jakut Tersangka Suap Pasca Terjaring OTT
KPK Sita Uang Hingga Logam Mulia Total Rp6 Miliar saat OTT Pejabat Pajak
OTT Pejabat Pajak Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta Diduga Terkait Suap

Komentar