Lima Founder PT DOK Divonis 1 Tahun Penjara
Rabu, 29 Mei 2024 01:06 WITA
Sidang Putusan PT DOK di PN Denpasar, Kamis (16/5/2024). (Foto: Dewa/MCW).
Males Baca?DENPASAR - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan vonis 1 tahun penjara kepada lima founder PT Dana Oil Konsorsium (DOK) pada Kamis (16/5/2024).
Vonis ini lebih ringan 8 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 1 tahun 8 bulan penjara.
"Menjatuhkan hukuman penjara kepada masing-masing terdakwa dengan hukuman badan selama 1 tahun penjara dengan ketentuan ke lima terdakwa tetap ditahan dalam kurungan," tegas Hakim Ketua Gede Putra Astawa.
Kelima founder PT DOK yang divonis adalah Putu Satya Oka Arimbawa, I Putu Eka Yudi Artho, I Nyoman Ananda Santika, I Wayan Budi Artana, dan Rai Kusuma Putra.
Gede Putra Astawa menambahkan bahwa vonis yang dijatuhkan dikurangi dengan masa penahanan para terdakwa selama proses hukum berjalan.
Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk melakukan upaya banding atas vonis yang dijatuhkan.
"Terdakwa dan JPU diberikan waktu selama 7 hari untuk menyatakan sikap apakah menerima atau banding," pungkas Gede Putra Astawa.
Perlu diketahui, kelima founder PT DOK didakwa dengan Pasal 378 Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 56 KUHP terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana dalam pengelolaan PT DOK.
Kasus PT DOK telah menyeret banyak korban dengan total kerugian mencapai ratusan miliar rupiah.
Reporter: Dewa
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar