Tak Ditahan, Hakim Perintahkan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob Terus Hadir saat Sidang
Selasa, 28 Mei 2024 20:32 WITA
Saat terdakwa Bupati Mimika Johannes Rettob diminta Majelis hakim untuk kooperatif selama sidang, Senin (27/3/2023). (Foto: Edy/mcw)
Males Baca?
JAYAPURA - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jayapura meminta Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, terdakwa dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter Pemda Mimika untuk kooperatif dan harus hadir pada setiap jadwal persidangan.
Hal ini disampaikan Ketua Majelis Hakim, Marco Erari, sesaat setelah pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selesai dibacakan.
"Saudara tidak ditahan, namun kami memerintahkan saudara untuk tetap hadir sampai persidangan selesai," kata hakim Erari, Senin (27/3/2023).
Hakim perlu mengatakan hal ini lantaran sebelumnya, terdakwa tidak hadir di persidangan tanpa keterangan, sehingga permintaan JPU agar ia ditahan untuk kelancaran proses hukum.
"Jadi saya harap saudara tetap hadir dalam persidangan ini sampai selesai. Tapi kalau sedang sakit, bisa menyampaikan kepada kami melalui kuasa hukumnya. Tidak boleh tanpa keterangan. Karena penahanan tidaknya terhadap saudara adalah kewenangan kami," tegas Hakim lagi.
Atas hal ini, terdakwa Johannes Rettob mengaku siap hadir selama persidangan berlangsung.
"Kami akan hadir dan kooperatif yang mulia, meski kesibukan kami sebagai Plt, namun jika ada jadwal sidang kami berusaha untuk datang," ucap Rettob.
Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksespsi atau keberatan akan digelar, Kamis (30/3/2023) pada pukul 10.00 WIT di Pengadilan Tipikor Jayapura.
Reporter: Edy
Editor: Ady
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar