Berniat Serang dan Bakar Puskesmas, 3 KKB Berhasil Dilumpuhkan
Rabu, 29 Mei 2024 01:57 WITA
Barang Bukti berupa Senpi dan lainnya berhasil diamankan saat baku tembak dengan KKB Puncak.
Males Baca?JAYAPURA - Aparat gabungan TNI Polri di Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah berhasil melumpuhkan tiga orang KKB dalam aksi baku tembak di Puskesmas Distrik Omukia pada Sabtu (3/2/2024) sekitar pukul 12.00 WIT
Ketiga anggota KKB yang berhasil dikumpulkan adalah Warianus Murib, Alianus Murib dan Defius Kogoya.
Selain melumpuhkan tiga KKB, aparat gabungan juga berhasil memperoleh senjata laras panjang berjenis Mouser.
Ws. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Letkol Inf Candra Kurniawan, Minggu (4/2), mengkonfirmasi peristiwa tersebut.
"Benar gerombolan KKB berhasil dilumpuhkan dan aparat gabungan TNI Polri juga berhasil mendapatkan senjata api laras panjang jenis Mouser milik gerombolan ini," tegas Kapendam Letkol Inf Candra.
Kejadian ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat Sabtu (3/2) kepada Satgas Yonif R 300/Bjw tentang adanya gerombolan KKB yang akan menyerang dan membakar Puskesmas Omukia, sehingga Prajurit TNI Satgas Yonif R 300/Bjw dengan cepat berkoordinasi dengan seluruh aparat TNI Polri di Ilaga Kabupaten Puncak untuk melaksanakan patroli gabungan menuju Puskesmas Omukia.
"Setibanya di Puskemas, aparat gabungan TNI Polri tiba-tiba diserang dan ditembak oleh gerombolan KKB, sehingga terjadi kontak tembak. Kemudian dilanjutkan pengejaran penyisiran di lokasi ini dan ditemukan 3 orang KKB tersebut dalam kondisi sadar," jelas Letkol Candra.
Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, anggota KKB atas nama Warianus Murib menyebut jika senjatanya disembunyikan di daerah Jembatan Putus di Omukia.
"Atas informasi tersebut, aparat TNI Polri melakukan penyisiran dan menemukan 1 senjata jenis Mouser beserta barang bukti lainnya,"jelasnya.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar