Dugaan Kecurangan Mencuat di Mimika, Tokoh Masyarakat Minta Bawaslu Bertindak
Selasa, 28 Mei 2024 10:15 WITA
Foto: Ilustrasi
Males Baca?TIMIKA - Kinerja Panitia Pemilihan Distrik (PPD) di Kabupaten Mimika, Papua, diragukan setelah munculnya dugaan kecurangan yang merugikan banyak calon legislatif (caleg).
Dugaan tersebut meliputi penggelembungan dan penghilangan suara caleg, meskipun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Sentra Gakkumdu Mimika terkesan diam.
Tokoh masyarakat Mimika, Johan Zonggonau, mengecam aksi PPD yang seenaknya memanipulasi suara dan meminta Bawaslu Mimika untuk menghentikan tahapan Pemilu di Mimika yang sarat rekayasa.
"Ada apa dengan Gakumdu dan Bawaslu yang diam saja? Wajar kami warga bertanya karena domain mereka untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran ini," ungkap Johan.
Johan mencontohkan kasus di Distrik Wania, di mana PPD, baik ketua maupun operator, melakukan transaksi yang tidak wajar. Form C1 asli tidak ditemukan dalam kotak suara, hanya fotokopi, dan hal ini terjadi di hampir semua TPS.
"KPPS dan PPD bermain dan akhirnya berujung keributan. Parahnya lagi, meskipun belum ditandatangani saksi, mereka sudah membawa kotak suara ke Tongkonan," paparnya.
"Banyak kecurangan yang dilakukan oknum PPD, terutama operator, dan perlu dicek baik. Kami berharap masalah ini segera dipolisikan karena telah merugikan suara masyarakat dan para caleg," tegasnya.
Johan meminta KPU Mimika untuk tidak melakukan pleno penetapan suara pada hari Senin (11/3/2024) ini. Ia pun menegaskan jika rakyat perlu kepastian hukum atas berbagai pelanggaran yang terjadi.
Editor: Lan
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar