Kendalikan Banjir di Manado, Kementerian PUPR Optimalkan Infrastruktur Setempat 

Senin, 30 Januari 2023 14:57 WITA

Card image

Salah satu jalan di Manado longsor usai diterjang banjir, Jumat (27/1/2023). (Foto: Wibisono/PUPR)

Males Baca?

 

MANADO - Curah hujan dengan intensitas maksimum 300 mm menyebabkan banjir melanda sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Kota Manado pada, Jumat (27/1/2023).

Sehingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur pengendali banjir PUPR guna membantu mengurangi dampak bencana banjir di Sulut. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat membantu penanganan banjir dengan menunjuk Direktur Sungai dan Pantai, Ditjen Sumber Daya Air, Bob Arthur Lombogia untuk meninjau langsung fungsi infrastruktur pengendali banjir PUPR di Sulawesi Utara, Minggu (29/1/2023). 

"Saya ditugaskan oleh Bapak Menteri untuk melihat langsung bencana di Manado. Kita tahu bahwa tanggal 27 Januari terjadi banjir, ada beberapa sungai meluap di bagian utara Kota Manado, seperti Sungai Bailang, Sungai Mahawu, dan Sungai Tikala," ucapnya, Senin (30/1/2023).

"Itu yang kami perlu lihat sekaligus datang ke sini untuk mengecek peran Bendungan Kuwil Kawangkoan dalam melaksanakan pola operasi bendungannya, dalam upaya pengendalian banjir,” sambung Bob Arthur Lombogia.  

Saat curah hujan ekstrem mengguyur, Jumat (27/1/2023) lanjutnya mengakibatkan meluapnya 6 sungai yang melintasi Kota Manado, yakni Sungai Tondano, Sungai Tikala, Sungai Mahawu, Sungai Bailang, Sungai Sario, dan Sungai Malalayang. 

Sedangkan Daerah Aliran Sungai (DAS) dari Bendungan Kuwil Kawangkoan, yakni Sungai Tondano relative tidak meluap. Terdapat luapan air sedikit yang terjadi di Sungai Tikala yang merupakan anak dari Sungai Tondano. 

“Kenapa begitu, karena Bendungan Kuwil Kawangkoan sudah mereduksi debit banjir pada Jumat-Sabtu hingga 96 m3 per detik,” terang Bob Arthur. 

Ditambahkan, secara teknis saat curah hujan ekstrem kondisi elevasi bendungan mencapai 96,6 meter. Untuk itu, 2 buah pintu bendungan dengan masing-masing kapasitas 308,7 m3/detik. 


Halaman :

Komentar

Berita Lainnya