Sabet Gelar Magister Olahraga, Penyerang Sayap Bali United Ini Siap Pulang ke NTT dan Jadi Dosen
Senin, 27 Mei 2024 05:01 WITA
Yabes Roni Malaifani kini bergelar magister olahraga dari UNY. (Foto: Yan Daulaka/MCW)
Males Baca?DENPASAR - Hal utama di kehidupan saat ini tentu adalah sebuah pendidikan yang tidak akan mati sebagai sebuah bekal abadi.
Menjadi seorang atlet profesional terutama di bidang sepak bola yang sangat tinggi nilai jual dan ketenaran terkadang sering melupakan sebuah pendidikan.
Sayangnya, hal itu ternyata tidak berlaku bagi seorang penyerang sayap Bali United, Yabes Roni yang sudah resmi menyandang gelar magister olahraga.
Pemain asal Alor, Nusa Tenggara Timur ini ternyata sangat peduli dengan sebuah pendidikan yang membuat dia terus belajar di tengah kesibukannya latihan bersama Serdadu Tridatu.
Pemain generasi pertama di klub pulau Bali ini menyelesaikan pendidikan S2 Olahraga di Universitas Negeri Yogyakarta.
Baca juga:
Timnas Sepak Bola Gabungan Dipastikan Menjadi Wakil Indonesia di AG 2022, Ini Kata Indra Sjafri
Sebelumnya, ia juga sukses menamatkan diri di gelar Sarjana Olahraga di kampus yang sama.
Mantan pemain Timnas Indonesia U19 ini mengambil penelitian Tesis dan ujiannya seputar tentang klub Bali United yang dibelanya sejak tahun 2015 ini.
Judul penelitian Tesis dari Yabes Roni ialah “Studi Korelasi Antara Kecepatan, Kelincahan, Power Tungkai, dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Sepak Bola Bali United”.
Usai resmi menyandang gelar Magister Olahraga, Yabes memiliki niat mulia ketika di masa depan ketika sudah gantung sepatu, bisa memberikan ilmu pendidikan dan pengalamannya kepada orang lain.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar