Pimpin Apel, Wakil Bupati Teluk Bintuni Serahkan 5.000 Bendera Merah Putih
Rabu, 29 Mei 2024 07:08 WITA
Wakil Bupati Teluk Bintuni, bersama Forkopimda, Organisasi Masyarakat , Organisasi Pemuda dan Organisasi Perempuan seusai Apel Gabungan Kesiapan Pelaksanaan HUT RI Ke-78 di Gelanggang Argosigemarai, SP. V distrik Bintuni Timur, Selasa (1/8/2023). (Foto: Haiser/MCW)
Males Baca?TELUK BINTUNI - Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop memimpin apel gabungan kesiapan pelaksanaan hari ulang tahun (HUT) ke-78 RI bertempat di Gelanggang Argosigemerai Sp5, Distrik Bintuni Timur.
Di sana juga dilakukan penyerahan bendera merah putih sebanyak 5.000 kepada Ketua LMA 7 Suku, KNPI, FKUB, Forapelo, Bindara, Ikatan Perempuan Papua, Pakuwojo dan Kepala Distrik.
Matret kokop dalam kesempatan itu mengatakan, bendera merah putih untuk di Bintuni akan diserahkan sebanyak 5.000 buah, maka kepala kantor pemerintah maupun perusahaan swasta serta seluruh masyarakat diminta untuk mengibarkan satu tiang penuh dari tanggal 1 sampai dengan 31 agustus 2023.
"Kami sampaikan kepada panitia dan pimpinan OPD harus melibatkan semua ASN yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni dalam kegiatan Hut ke-78 RI," ucapnya, Selasa (1/8/2023).
Menurutnya, apa yang sudah diputuskan dan arahan dari panitia bersama Sekda, harus dikuti oleh Pimpinan OPD dan ASN.
"Tinggalkan rasa malas, sudah menjadi ASN kita diangkat menjadi pejabat di Pemda ini untuk siap mengabdi," tutur Matret.
Ditambahkan, panitia yang sudah terbentuk agar melaksanakan tugas yang sudah dibebankan, serta menjaga nama baik Kabupaten Teluk Bintuni, karena perjuangan nenek moyang 7 suku yang merintis kabupaten ini.
Ia juga berpesan kepada ASN agar jangan hanya mencari muka di depan pejabat saja, namun kerja harus semangat dan disiplin waktu.
"Tahun 2022 sudah berlalu kita perbaiki tahun ini apa yang bagus kita tingkatkan dan yang jelek kita tinggalkan. Mari kita menyambut HUT RI dengan baik, mari kita semua bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini," tegasnya.
Editor: Haiser
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar