Sekretaris Golkar PBD Selvi Wanma Ditangkap di Bandara DEO, PA GMNI Dukung Kejari Sorong
Selasa, 28 Mei 2024 14:16 WITA
Sekretaris Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya, Selviana Wanma Dijemput Tim Pidsus Kejari Sorong di Bandara Domine Eduard Osok, Kamis (14/9/2023). (Foto: Dok.GMNI)
Males Baca?SORONG - Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Barat Daya, Selviana Wanma, ditangkap penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong di Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Kamis (14/9/2023) pagi.
Selviana diamankan terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi Perluasan Jaringan Listrik Tegangan Rendah dan Menengah pada dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Raja Ampat tahun 2010.
Langkah Kejari Sorong ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya (DPD PA GMNI) Yosep Titirlolobi.
Dalam pernyataan resminya, Yosep mengatakan mendukung penuh Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sorong dalam menangkap Sekretaris Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya tersebut.
Menurut Yosep, dengan ditangkapnya Selvi Wanma di Bandara DEO Sorong telah membuktikan bahwa taring Kasi Pidsus dan timya di bawah Kepala Kejari Sorong mulai menunjukkan eksistensinya dalam menegakkan hukum tanpa memandang jabatan seseorang.
"ni satu prestasi yang sangat luar biasa begitu Pidsusnya diganti dua bulan lalu dan Pidsus baru yang dipimpin oleh Haris Tomia, dalam dua bulan kerja langsung menangkap Selvi Wanma," kata Yosep
Selvi Wanma sendiri selama ini tidak pernah menghormati proses hukum yang sementara dijalankan oleh Pidana Khusus karena memilih mangkir dari panggilan yang dilayangkan oleh Pidana Khusus.
Untuk itu PA GMNI meminta kepada Kejaksaan Negeri Sorong dalam hal ini Pidana Khusus untuk segera menetapkan Selvi Wanma sebagai tersangka dan menghadapkan yang bersangkutan pada Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi di Manokwaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.
"Kami dari PA GMNI akan mengawal dan meminta kepada Kejari Sorong untuk jangan mau diintervensi oleh pihak-pihak yang coba berencana menghambat proses penegakan hukum ini karena mengingat perkara korupsi ini telah lama menjadi perhatian publik. Oeh karena Kejaksaan Negeri Sorong harus segera menuntaskan," tegas Yosep.
Berita Lainnya
Warga Minta Program P2TIM Bintuni Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Menyeluruh
Bikin Konten Tak Berimbang, Rumah Youtuber di Jember Didatangi Banser
Mahasiswa Unud Terjatuh dari Lantai 2, Masih Dirawat di RSUP Prof Ngoerah
Telan Anggaran Rp1,2 Triliun, Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Dimulai Akhir Tahun
Bioteknologi Ramah Lingkungan Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan di Indonesia
BPK Tak Audit Pengelolaan Dana P2TIM: Ada Apa?
GWK Akhirnya Bongkar Tembok Pembatas Usai Bertemu Koster-Adi Arnawa
Direktur BNI Tak Hadiri Panggilan KPK terkait Kasus LPEI
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Direktur BNI terkait Dugaan Korupsi LPEI
KPK Cecar Arief Rinaldi Anak Gubernur Kalbar soal Aliran Dana
Jumat Ini Sidang Perdana Gugatan MAKI terhadap KPK Terkait Bobby Nasution
KPK Panggil Politikus Golkar Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan, Terkait Kasus Apa?

Komentar