Lembaga Pemantau hingga Masyarakat Golo Mori Nyatakan Dukung KTT ASEAN di Labuan Bajo

Selasa, 28 Mei 2024 19:36 WITA

Card image

Kepala Desa Golo Mori Samaila (kiri), Ketua Forum Peduli Manggarai Barat, Lorensius Logam (kanan), (Foto: Wibisono/PUPR)

Males Baca?

 


JAKARTA - Gerakan Mahasiswa dan Petani (Gempa) NTT menolak penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan berlangsung di wilayah Labuan Bajo.

Alasannya putra-putri NTT lebih membutuhkan anggaran untuk revolusi pendidikan, bukan hanya sekadar mengakomodasi antusiasme masyarakat sifatnya hanya sesaat.

Namun hal itu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Lorensius Logam selaku Ketua Lembaga Pemantau Keuangan Negara Kabupaten Manggarai Barat, yang sekaligus Ketua Forum Peduli Manggarai Barat.

Di mana ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, yang telah menjadikan wilayah Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan KTT ASEAN.

"Sebagai masyarakat, sebagai warga negara yang baik, atas nama pribadi dan kelembagaan, saya mempertegaskan siap bersinergi dan berpartisipasi dengan TNI Polri, untuk bersama-sama agar pelaksanaan KTT ASEAN berjalan sesuai harapan kita semua," ucapnya, Selasa (2/5/2023).

Ia menyatakan antusias atas penyelenggaraan KTT. Menurutnya, ini akan menjadi pencapaian besar jika masyarakat mengambil bagian dalam event bertaraf internasional tersebut.

Hal yang sama dikatakan Kepala Desa Golo Mori, Samaila. Di mana ia bersama warga desa setempat mendukung penuh pelaksanaan KTT.

Ia juga membatah terkait isu yang berkembang bahwa masyarakat setempat akan menutup jalan sebagai aksi menolak KTT.

"Kami dukung pelaksanaan, terkait isu yang beredar kalau masyarakat menolak, semua tidak benar. Saya dan warga mendukung penuh KTT," tegasnya.


Reporter: Agung
Editor: Ady


Komentar

Berita Lainnya